Senin, 08 Oktober 2018
Kamis, 04 Oktober 2018
Imran Khan and Shirk | Muhammad Qasim's Dream
In a dream on 25th July 2018, Muhammad Qasim saw that the Prime Minister of Pakistan, Imran Khan, is facing a lot of challenges and difficulties. And he can not pursue his goals the way he wants to and fails in his pursuit. Due to his failure he becomes very upset. I am observing all this situation whilst sitting in a room. Then Imran Khan also walks towards that room where I am already present. When he enters the room, he is saying something out of anger that I do not remember.
I talk to him and tell him that if you want the help of Allah then you should avoid all forms of shirk. The way you prostrated in the shrine is a major form of shirk and you should repent to Allah(SWT) for your that very action and you should prostrate before Allah(SWT) in repentance. You have to make a firm and sincere promise that you will never bow down to anyone except Allah(SWT). I also remind him that you yourself used to say that ‘Imran Khan doesn’t bow down to anyone except Allah!’ Then why did you do so? Then Imran Khan realises his mistake and says that ‘Yes, I used to say this!’ Then he says that I used to only bow down to Allah(SWT) but unfortunately I got surrounded by such people that I went in the wrong path.
Then I tell him that whoever has died is dead and he is disconnected from this world and we can not call him for help. Imran Khan is listening to me with great care and attention. I tell him that if someone goes to a grave and seeks help from the dead then this is also a form of shirk. If a person bows down in respect for greeting someone like the people of Japan do it, then that is also a form of shirk. Similarly there are many other forms of shirk.
If you want Allah’s help and you wish to be successful then you have to protect yourselves from all forms of shirk, otherwise you will never succeed. Imran Khan is listening to me very attentively as if someone is seeing a great hope in something. And Imran Khan sees this hope in avoiding shirk and its forms because no one had explained to him about shirk and its forms like this before or warned him about them.
I talk to him and tell him that if you want the help of Allah then you should avoid all forms of shirk. The way you prostrated in the shrine is a major form of shirk and you should repent to Allah(SWT) for your that very action and you should prostrate before Allah(SWT) in repentance. You have to make a firm and sincere promise that you will never bow down to anyone except Allah(SWT). I also remind him that you yourself used to say that ‘Imran Khan doesn’t bow down to anyone except Allah!’ Then why did you do so? Then Imran Khan realises his mistake and says that ‘Yes, I used to say this!’ Then he says that I used to only bow down to Allah(SWT) but unfortunately I got surrounded by such people that I went in the wrong path.
Then I tell him that whoever has died is dead and he is disconnected from this world and we can not call him for help. Imran Khan is listening to me with great care and attention. I tell him that if someone goes to a grave and seeks help from the dead then this is also a form of shirk. If a person bows down in respect for greeting someone like the people of Japan do it, then that is also a form of shirk. Similarly there are many other forms of shirk.
If you want Allah’s help and you wish to be successful then you have to protect yourselves from all forms of shirk, otherwise you will never succeed. Imran Khan is listening to me very attentively as if someone is seeing a great hope in something. And Imran Khan sees this hope in avoiding shirk and its forms because no one had explained to him about shirk and its forms like this before or warned him about them.
Selasa, 02 Oktober 2018
Imran Khan dan Syirik | Mimpi Muhammad Qasim
Dalam mimpi pada tanggal 25 Juli 2018, Muhammad Qasim melihat Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan, menghadapi banyak tantangan dan kesulitan. Dan dia tidak bias mewujudkan tujuan-tujuannya, dan gagal dalam melaksanakannya. Karena kegagalannya, dia menjadi sangat kesal. Saya mengamati semua situasi ini sembari duduk di sebuah ruangan. Kemudian Imran Khan berjalan menuju ruangan tempat saya berada. Ketika dia memasuki ruangan, dia mengatakan sesuatu karena marah yang saya tidak ingat.
Saya berbicara kepadanya dan mengatakan kepadanya bahwa, "jika Anda ingin mendapat pertolongan dari Allah SWT maka Anda harus menghindari semua bentuk syirik. Cara Anda bersujud di kuil adalah bentuk utama syirik dan Anda harus bertobat kepada Allah SWT untuk tindakan Anda itu, dan Anda harus bersujud di hadapan Allah SWT dalam pertobatan. Anda harus membuat janji yang tegas dan tulus bahwa Anda tidak akan pernah tunduk kepada siapa pun kecuali Allah SWT. Saya juga mengingatkannya bahwa Anda sendiri dulu mengatakan bahwa “Imran Khan tidak tunduk pada siapa pun kecuali Allah SWT!” Lalu mengapa Anda melakukannya? Kemudian Imran Khan menyadari kesalahannya dan mengatakanbahwa “Ya, saya telah mengatakannya!” Kemudian diamengatakan bahwa "saya dulu hanya sujud kepada Allah SWT tetapi sayangnya saya dikelilingi oleh orang-orang seperti itu sehingga saya pergi ke jalan yang salah.
Lalu saya katakan kepadanya bahwa siapa pun yang telah meninggal, dia sudah mati dan dia terputus dari dunia ini dan kita tidak bisa memanggilnya untuk meminta bantuan. Imran Khan mendengarkan saya dengan sangat hati-hati dan perhatian. Saya mengatakan kepadanya bahwa jika seseorang pergi kekuburan dan mencari bantuan dari orang mati maka ini juga merupakan bentuk syirik. Jika seseorang membungkuk untuk menghormati seseorang, seperti orang Jepang, maka itu juga merupakan bentuk syirik. Demikian pula ada banyak bentuk syirik lainnya.
Jika Anda ingin bantuan dari Allah SWT dan Anda ingin menjadi sukses maka Anda harus melindungi diri Anda dari segala bentuk syirik, jika tidak, Anda tidak akan pernah berhasil. Imran Khan mendengarkan saya dengan penuh perhatian seolah seseorang melihat harapan besar dalam sesuatu. Dan Imran Khan melihat harapan ini dalam menghindari syirik dan bentuknya karena tidak ada yang menjelaskan kepadanya tentang syirik dan bentuk-bentuknya seperti ini sebelumnya atau memperingatkan dia tentang hal itu.
Senin, 01 Oktober 2018
Derajat Para Nabi Dan Rasul Di Sisi Allah, Nabi Muhammad Tertinggi
“Peringkat Spiritual Hamba Allah”
Pada tahun 2009, Muhammad Qasim melihat sebuah mimpi, yaitu: “Dalam mimpi ini, saat itu adalah malam yang gelap dan aku sedang duduk di dalam rumahku. Lalu tiba-tiba, sebuah cahaya tajam masuk dari jendela. Aku berlari keluar karena penasaran. Dan apa yang kulihat tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Aku melihat kastil-kastil yang indah mengambang di langit, bersinar seperti bintang. Mereka tembus pandang seperti kristal dan bergerak dalam satu arah.”
“Dan kemudian di antara mereka ada satu istana yang sangat menakjubkan dan megah. Kastil ini sangat besar. Jauh lebih tinggi dan lebih lebar dari kastil lainnya. Mataku terpaku ke kastil ini dan aku tidak bisa berpaling. Keindahannya sangat luar biasa dan tingginya tidak terukur, ia lalu terbang terus ke langit dan menghilang dari penglihatanku. Kastil ini memimpin di depan semua kastil lainnya.”
“Di kastil itu nama Nabi Muhammad SAW ditulis dengan fasih. Di dalam mimpi ini aku sangat merasa bahwa istana-istana ini adalah Peringkat Spiritual Para Nabi ‘alayhimussalam. Dan di setiap kastil juga ditulis peringkat mereka masing-masing.”
“Setelah melihat kastil Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhiwassalam yang indah dan menakjubkan, aku merasa sangat gembira. Aku bersyukur kepada Allah SWT bahwa aku adalah umatnya Nabi Muhammad SAW, yaitu sang pemilik peringkat spiritual tertinggi di sisi Allah SWT. Peringkat Spiritual yang tertulis di kastil Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhiwassalam adalah 99.000 dan inilah yang tertinggi bagi Allah.”
“Kastil Spiritual terbesar dan terindah kedua adalah milik Nabi Ibrahim ‘alayhissalam. Dan kemudian, ada peringkat-peringkat lainnya. Aku tidak melihat peringkat spiritual seorang Nabi yang nilainya kurang dari 12.000.”
“Semua kastil para Nabi ‘alayhimussalam yang indah ini ibarat kemilaunya bintang-bintang. Tidak ada kata-kata untuk menggambarkan betapa menakjubkannya itu. Dan segera setelah itu, mereka pergi sampai mereka tidak lagi terlihat olehku.”
“Dari apa yang aku lihat dalam mimpiku yang lain, peringkat spiritual para Sahabat Rasulullah radhiyallahu ‘anhuma dimulai dari nilai 8.000 sampai 10.000. Tidak ada yang bisa mencapai peringkat spiritual dari salah satu Nabi a.s. dan juga tidak ada yang bisa mencapai peringkat spiritual dari Sahabat Rasulullah SAW Yang Utama. Sedangkan peringkat spiritual seorang Muslim biasa dimulai dari 200.”
Minggu, 23 September 2018
Kamis, 13 September 2018
Shirk In Modern Times | Muhammad Qasim' Dreams
How can MuslimUmmahcome out of darkness and regain its lost status?
Every muslism asks this question that how can we achieve success at the individual level and on the state level, and what is the key to success? The answer to that is; by avoiding the shirk. Today I will tell you some amazing facts about the shirk that Allah and Muhammad SAW have taught Muhammad Qasim Ibn AbdulKarim in his dreams. First of all lets take a look at what is:
What is Shirk
Shirk means ascribing to someone other than Allah something that belongs only to Allah, such as Lordship (ruboobiyyah), divinity (uloohiyyah) and the divine names and attributes (al-asma’ wa’l-sifaat).
For example, considering any form of worship permissible for someone other than Allah; that is offering Salah or observing fast for someone other than Allah, doing sacrifice for someone other than Allah. Similarly calling someone for help other than Allah is also Shirk. For example, calling and asking for help and blessing from someone who is in the grave OR calling someone non-present (Ghayab) for help regarding something which only Allah alone has power to help with is also shirk. Also, swearing by the name of someone other than Allah is also a form of shirk because Prophet Muhammad(PBUH) said whoever has sworn by someone other than Allah has committed Kufr or Shirk. Showing off is also a form of shirk, because in this case a person does something not for the sake of Allah but to showoff to others.
The story of Prophet Ibrahim PBUH in the Quran is very encouraging and strengthens one’s faith in the Lordship of Allah SWT. As Allah says in the Surah Al-Anaam of the Quran:
“Thus did we show Ibrahim (Abraham) the kingdom of the heavens and the earth that he be one of those who have Faith with certainty
When the night covered him over with darkness he saw a star. He said: "This is my lord." But when it set, he said: "I like not those that set."
And when he saw the moon rising, he said, "This is my lord." But when it set, he said, "Unless my Lord guides me, I will surely be among the people gone astray."
And when he saw the sun rising, he said, "This is my lord; this is greater." But when it set, he said, "O my people, indeed I am free from what you associate with Allah .
Indeed, I have turned my face toward He who created the heavens and the earth, inclining toward truth, and I am not of those who associate others with Allah ."
[Surah Al-Anaam 6:75-79]
How was Shirk started?
A picture or an image can be a cause of Shirk, because the people started doing the Shirk due to an image or a picture or the statues. Allah says in the Quran:
“And they said, 'Never leave your gods and never leave Wadd or Suwa' or Yaghuth and Ya'uq and Nasr.” [Surah Nuh 71:23]
Ibn-Abbas (May Allah be pleased with him) in his tafseer said that:
“The names (of the idols) formerly belonged to some pious men of the people of Noah, and when they died Satan inspired their people to (prepare and place idols at the places where they used to sit, and to call those idols by their names. The people did so, but the idols were not worshipped till those people (who initiated them) had died and the origin of the idols had become obscure, whereupon people began worshipping them.”
[Volume 6, Book 60, Number 442 (Online) or Hadith No. 4920]
Importance of avoiding the shirk
The very first message that Allah SWT sent to the mankind through all the Prophets was ‘LA ILAHA ILLALLH’ which means ‘There is no God but Allah’and this is called Tawheed. Tawheed in Arabic means attributing Oneness to Allah and describing Him as being One and Unique, with no partner or peer in His Essence and Attributes. The opposite of Tawheed is Shirk; which means associating partners with Allah/God and Allah will never forgive those who commit shirk. As Allah says in the Quran:
“Indeed, Allah does not forgive association with Him, but He forgives what is less than that for whom He wills. And he who associates others with Allah has certainly fabricated a tremendous sin.” [Surah An-Nisa 4:48]
Muhammad Qasim Ibn AbdulKarim has seen many dreams in which Allah and Prophet Muhammad(PBUH) advised him to follow the straight path and the things he should avoid. The thing which has been stressed upon most to avoid is Shirk. Muhammad Qasim emphasizes a lot on the fact that we should avoid Shirk and its forms because this is the only way we can achieve success in this world and the hereafter. And if we want to come out of darkness and ignorance then we will have to get rid of shirk and its forms, and also admonish others about this. Allah has told Qasim in many dreams that Qasim! I am only helping you because you have started to avoid shirk and its different forms. Allah has also told Qasim time and again that ‘I will forgive any sin on the day of Resurrection/Judgement but I will not forgive shirk’.
Examples of Shirk in Modern Times and How to avoid it
It is very difficult for one to identify and avoid shirk in modern times and sadly there is abundance of shirk and its forms everywhere. Even Allah told Qasim in a dream that this world was never full of shirk like this before as it is today. One of the forms of shirk is unnecessary pictures and images – images on the packs of food items and other daily use items. For example, drinks, milk, yoghurt, shampoo, and other items of use for men and women. Similarly there is shirk in the movies where false Gods and their powers are being shown or other evil acts such as magic where they show normal humans very powerful and also show them as gods. We often see the statues or mannequin in the clothes shop which is also a form of shirk.
1. If you see a picture on an advertisement board then turn your face away and do not look at it and say SubhanAllah. Meaning that whatever I saw Allah is pure from it and He has no partners.
2. If you see statues or images in a park, shop or any other place then take your eyes off them and don’t look at them
3. If you are watching a movie and a false god is being shown in it then stop watching it.
4. If you have any images or pictures in your room or on the walls of your room then take them off or remove them.
5. If your kids have toys, when they stop playing with them then put them in a place where they are not visible to your eyes
6. If there are any small pictures or statues in your house then discard them and trash them as appropriate.
7. If you have a perfume or any other beauty items, some brands also have a picture or image of a living being then please hide that image with a tape or a marker because you will have to use that product until it lasts
8. Even if you have a chewing-gum in your pocket which has an image on it then do not keep it in your pocket. OR remove the wrapper that has an image off it
9. Do not say or write about anyone that he/she is our hope rather say that Allah is the only hope.
10. Keeping pictures on the mobile phone or laptop is not a problem because they are not showing. Even on the computer keep them hidden in a folder.
11. If you have a picture of a living being on your desktop OR your profile picture on social media or anywhere else then please remove it because every time you are seeing this image unnecessarily when there is no need to see it.
12. You can make picture of you and your family with a mobile phone or digital camera but keep them hidden and only open them when needed
13. If you visit the a friend’s house and there are images in his house or his room then do not insist for them to be removed or trashed because that house is not your property and neither you are responsible for it. However if your friend wants to learn about Shirk and they themselves are willing to remove the images then its fine.
14. Similarly people keep such flower and plant pots in the gardens that have images or sometimes a fountain made out of a statue of a living being – do not keep them in your houses and if you see them in someone else’s house then do not look at them.
15. Indian movies either start with an image of a statue or false god, or within the movie they show idol worship or shirk in some form. Film is also a world as people use different terms for it such as Film World or Cine-World etc and Allah is also the Lord of this world too and even in this Film World no one can be shown or declared a partner to Allah either.
16. Sometimes we need to follow government rules where there is a use of pictures, in such situation use of pictures is permissible. Like there are images on dollar and rupee, passport and ID cards etc.
17. If someone has some health issues and there is picture on the pack of medicine then it is ok to keep that in our pocket however we shouldn’t keep any unnecessary pictures in our pocket.
18. We also need to make sure that there are no images of any living beings on our clothes that we wear, any curtains that we use in the windows, any bed sheets, towels, rugs, carpets and even the prayer mat. It is much advisable to use a prayer mat that has a very simple print or design. Sometimes if there are too many flowers or shapes on your prayer mat, they even make or look like some image of a living being so it is must to avoid such prayer mats too.
19. If you see a picture or a statue or a billboard unintentionally then turn your eyes away but even then say SubhanAllah
Dua in Hadith for protection from Shirk
With regard to minor shirk, the Messenger of Allaah (peace and blessings of Allaah be upon him) warned us against it, fearing that his ummah might fall into it. He (peace and blessings of Allaah be upon him) said: “The thing I fear most for you is minor shirk.”
(Narrated by Ahmad, 23119. al-Albaani said in al-Silsilah al-Saheehah (951): its isnaad is jayyid).
And he said: “Shirk among you is more subtle than the sound of the footsteps of an ant on a rock. Shall I not tell you of something which, if you do it, it will take that away from you, both minor and major forms of it. Say:
"اللَّهُمَّإِنِّيأَعُوذُبِكَأَنْأُشْرِكَبِكَوَأَنَاأَعْلَمُ،وَأَسْتَغْفِرُكَلِمَالاأَعْلَمُ
“Allaahummainnia’oodhubika an ushrikabikawaanaa’lamwastaghfiruka lima laaa’lam”
O Allaah, I seek refuge with You from associating anything with You knowingly, and I seek Your forgiveness for that of which I am unaware.
Saheeh al-Jaami’, 2876.
Today’s sad reality is that none of the leaders of the Muslim world try to avoid the shirk neither any awareness is being given about this. But if the Muslim Ummah wants to come out of the darkness and regain its lost status then the only possible way to achieve this is to abolish shirk and its forms at all the levels. Insha’Allah
May Allah guide us and give us strength to protect ourselves from all forms of shirk. Aameen
Syirik di Zaman Modern | Mimpi Muhammad Qasim
Bagaimanakah Umat Islam Dapat Keluar dari Kegelapan dan Merebut Kembali Statusnya yang Hilang?
Bagaimana Muslim bisa keluar dari kegelapan dan mendapatkan kembali statusnya yang hilang?
Setiap muslim mengajukan pertanyaan ini bahwa bagaimana kita dapat mencapai sukses di tingkat individu dan di tingkat negara, dan apa kunci keberhasilan? Jawabannya adalah; dengan menghindari syirik. Hari ini saya akan memberi tahu Anda beberapa fakta menakjubkan tentang syirik yang Allah dan Muhammad SAW telah ajarkan kepada Muhammad Qasim bin Abdul Karim dalam mimpinya. Pertama-tama mari kita lihat apa itu:
Apa itu Syirik
Syirik berarti menyebut seseorang selain Allah sesuatu yang hanya milik Allah, seperti Ketuhanan (rububiyyah), keillahian (uluhiyyah) dan nama-nama ilahi dan atribut (al-asma 'wa'l-sifat).
Misalnya, melaksanakan segala bentuk ibadah kepada selain Allah; yang menawarkan Sholat atau mengamati dengan cepat untuk orang lain selain Allah, melakukan pengorbanan untuk orang lain selain Allah. Demikian pula memanggil seseorang untuk membantu selain Allah juga Syirik. Misalnya, memanggil dan meminta bantuan dan berkah dari seseorang yang berada di kuburan atau memanggil seseorang yang tidak nampak (Gaib) untuk meminta bantuan mengenai sesuatu yang hanya Allah sendiri yang memiliki kekuatan untuk membantu juga syirik. Juga, bersumpah dengan nama seseorang selain Allah juga merupakan bentuk syirik karena Nabi Muhammad (saw) mengatakan siapa pun yang telah bersumpah dengan nama seseorang selain Allah telah melakukan Kufur atau Syirik. Pamer juga merupakan bentuk syirik, karena dalam hal ini seseorang melakukan sesuatu bukan untuk kepentingan Allah tetapi untuk pamer kepada orang lain.
Kisah Nabi Ibrahim SAW dalam Al-Qur'an sangat menggembirakan dan memperkuat iman seseorang dalam Ketuhanan Allah SWT. Seperti yang Allah katakan dalam Surat Al-Anaam dari Al-Qur'an:
Ketika malam telah menjadi gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata: "Inilah Tuhanku" Tetapi tatkala bintang itu tenggelam dia berkata: "Saya tidak suka kepada yang tenggelam".
“Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit dia berkata: "Inilah Tuhanku". Tetapi setelah bulan itu terbenam dia berkata: "Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang-orang yang sesat."
“Kemudian tatkala dia melihat matahari terbit, dia berkata: "Inilah Tuhanku, ini yang lebih besar", maka tatkala matahari itu telah terbenam, dia berkata: "Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan.”
“Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.”
[Surat Al-Anaam 6: 75-79]
Bagaimana syirik dimulai?
Sebuah gambar atau gambar bisa menjadi penyebab Syirik, karena orang-orang mulai melakukan Syirik karena gambar atau gambar atau patung-patung. Allah berfirman dalam Al-Qur'an:
[Surah Nuh 71:23]
Ibn-Abbas (Semoga Allah senang dengan dia) di tafsirnya mengatakan bahwa:
“Nama-nama (dari berhala) sebelumnyaadalah nama dari beberapa orang saleh dari kaum nabi Nuh, dan ketika mereka mati Setan mengilhami orang-orang mereka untuk (mempersiapkan dan menempatkan berhala di tempat-tempat di mana mereka biasa duduk, dan memanggil berhala-berhala tersebut oleh mereka nama. Orang-orang melakukannya, tetapi berhala tidak disembah sampai orang-orang (yang memulai) telah meninggal dan asal-usul berhala menjadi tidak jelas, dimana orang-orang mulai menyembah mereka. ”
[Volume 6, Buku 60, Nomor 442 (Online) atau Hadis Nomor 4920]
Pentingnya menghindari syirik
Pesan pertama yang Allah SWT kirimkan kepada umat manusia melalui semua Nabi adalah 'LA ILAHA ILLALLH' yang berarti 'Tidak ada Tuhan selain Allah' dan ini disebut Tauhid. Tauhid dalam bahasa Arab berarti menghubungkan Kesatuan dengan Allah dan menggambarkan Dia sebagai Satu dan Unik, tanpa pasangan atau rekan dalam Dzat dan Asma-Nya. Kebalikan dari Tauhid adalah Syirik; yang berarti menghubungkan mitra dengan Allah / Tuhan dan Allah tidak akan pernah memaafkan mereka yang melakukan syirik. Seperti yang Allah katakan dalam Al-Qur'an:
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.
[QS An-Nisa 4:48]
Muhammad Qasim Ibn Abdul Karim telah melihat banyak mimpi dimana Allah dan Nabi Muhammad (SAW) menyarankannya untuk mengikuti jalan lurus dan hal-hal yang harus dia hindari. Hal yang ditekankan untuk dihindari adalah Syirik. Muhammad Qasim menekankan banyak fakta bahwa kita harus menghindari Syirik dan bentuknya karena ini adalah satu-satunya cara kita dapat mencapai kesuksesan di dunia ini dan akhirat. Dan jika kita ingin keluar dari kegelapan dan ketidaktahuan maka kita harus menyingkirkan syirik dan bentuknya, dan juga memperingatkan orang lain tentang hal ini. Allah telah mengatakan kepada Qasim dalam banyak mimpi bahwa Qasim! Aku hanya membantu kamu karena kamu sudah mulai menghindari syirik dalam berbagai bentuk. Allah juga telah mengatakan kepada Qasim berulang kali bahwa 'Aku akan mengampuni dosa apa pun pada hari Kebangkitan / Penghakiman tetapi aku tidak akan mengampuni syirik'.
Contoh Syirik di Zaman Modern dan Cara menghindarinya
Sangat sulit bagi seseorang untuk mengidentifikasi dan menghindari syirik di zaman modern dan sayangnya ada banyak syirik dan bentuknya di mana-mana. Bahkan Allah mengatakan kepada Qasim dalam mimpi bahwa dunia ini tidak pernah penuh dengan syirik seperti ini sebelumnya seperti sekarang ini. Salah satu bentuk syirik adalah gambar dan gambar yang tidak perlu - gambar pada kemasan makanan dan barang-barang penggunaan sehari-hari lainnya. Misalnya, minuman, susu, yoghurt, sampo, dan barang-barang lain yang digunakan untuk pria dan wanita. Demikian pula ada syirik di film-film di mana Tuhan palsu dan kekuatan mereka ditampilkan atau tindakan jahat lainnya seperti sihir di mana mereka menunjukkan manusia normal sangat kuat dan juga menunjukkan mereka sebagai dewa. Kita sering melihat patung-patung atau manekin di toko pakaian yang juga merupakan bentuk syirik.
1. Jika Anda melihat gambar di papan iklan kemudian palimgkan wajah Anda dan jangan melihatnya dan katakan Subhanallah. Artinya bahwa apa pun yang saya lihat Allah murni dari itu dan Dia tidak memiliki sekutu.
2. Jika Anda melihat patung atau gambar di taman, toko atau tempat lain lalu palingkan mata Anda dan jangan melihatnya
3. Jika Anda menonton film dan Tuhan palsu sedang ditampilkan di dalamnya, maka berhentilah menontonnya.
4. Jika Anda memiliki gambar atau gambar di kamar Anda atau di dinding kamar Anda, angkat atau musnahkan.
5. Jika anak-anak Anda memiliki mainan, ketika mereka berhenti bermain dengan mereka, letakkan mereka di tempat yang tidak terlihat oleh mata Anda
6. Jika ada gambar atau patung kecil di rumah Anda, buanglah dan sisihkan sesuai kebutuhan.
7. Jika Anda memiliki parfum atau item kecantikan lainnya, beberapa merek juga memiliki gambar atau gambar dari makhluk hidup maka tolong sembunyikan gambar itu dengan pita atau spidol karena Anda harus menggunakan produk itu sampai habis
8. Bahkan jika Anda memiliki permen karet di saku Anda yang memiliki gambar di atasnya maka jangan simpan di saku Anda. atau buang pembungkus yang memiliki gambar dari saku
9. Jangan mengatakan atau menulis tentang siapa pun bahwa hanya dia harapan kita dan bukannya mengatakan bahwa Allah adalah satu-satunya harapan.
10. Menjaga gambar di ponsel atau laptop tidak menjadi masalah karena tidak ditampilkan. Bahkan di komputer membuat mereka tersembunyi di dalam folder.
11. Jika Anda memiliki gambar makhluk hidup di desktop Anda atau foto profil Anda di media sosial atau di mana saja, silakan hapus karena setiap kali Anda melihat gambar ini disaat anda tidak perlu melihatnya.
12. Anda dapat membuat gambar Anda dan keluarga Anda dengan ponsel atau kamera digital tetapi tetap menyembunyikannya dan hanya membukanya saat diperlukan
13. Jika Anda mengunjungi rumah seorang teman dan ada gambar di rumahnya atau kamarnya, maka jangan memaksa mereka untuk dipindahkan atau dibuang karena rumah itu bukan milik Anda dan tidak Anda bertanggung jawab untuk itu. Namun jika teman Anda ingin belajar tentang Syirik dan mereka sendiri bersedia untuk melepas gambar, maka itu baik-baik saja.
14. Demikian pula orang menyimpan bunga dan pot tanaman di taman yang memiliki gambar atau kadang-kadang air mancur yang terbuat dari patung makhluk hidup - jangan simpan di rumah Anda dan jika Anda melihatnya di rumah orang lain maka jangan melihat pada mereka.
15. Film India baik dimulai dengan gambar patung atau dewa palsu, atau di dalam film mereka menunjukkan pemujaan berhala atau syirik dalam beberapa bentuk. Film juga merupakan dunia karena orang-orang menggunakan istilah yang berbeda untuk itu seperti Dunia Film atau Cine-World dll dan Allah juga Tuhan dunia ini juga dan bahkan di Dunia Film ini tidak ada yang dapat diperlihatkan atau dinyatakan sebagai sekutu Allah juga.
16. Kadang-kadang kita perlu mengikuti peraturan pemerintah di mana ada penggunaan gambar, dalam situasi seperti itu penggunaan gambar diperbolehkan. Seperti ada gambar pada dolar dan rupee, paspor dan kartu identitas dll.
17. Jika seseorang memiliki beberapa masalah kesehatan dan ada gambar di kemasan obat-obatan maka tidak apa-apa untuk menyimpannya di saku kita tetapi kita tidak boleh menyimpan gambar yang tidak perlu di dalam saku kita.
18. Kita juga perlu memastikan bahwa tidak ada gambar makhluk hidup pada pakaian kita yang kita kenakan, gorden apa pun yang kita gunakan di jendela, sprei, handuk, permadani, karpet dan bahkan sajadah. Sangat disarankan untuk menggunakan sajadah yang memiliki cetakan atau desain yang sangat sederhana. Kadang-kadang jika ada terlalu banyak bunga atau bentuk di atas sajadah Anda, mereka bahkan membuat atau terlihat seperti gambar makhluk hidup sehingga harus menghindari sajadah semacam itu juga.
19. Jika Anda melihat gambar atau patung atau papan reklame secara tidak sengaja maka palingkan pandangan Anda, kemudian katakan Subhanallah
Dua dalam Hadis untuk perlindungan dari Syirik
Berkenaan dengan syirik kecil, Rasulullah SAW memperingatkan kita menentangnya, takut bahwa ummatnya mungkin jatuh ke dalamnya. Dia SAW berkata: "Hal yang paling kutakutkan bagimu adalah syirik kecil."
(HR. Ahmad, 23119. al-Albaani berkata dalam al-Silsilah al-Sahyahah (951): isnaadnya adalah jayyid).
Dan dia berkata: “Syirik di antara kamu lebih halus daripada suara langkah semut di batu karang. Saya tidak akan memberi tahu Anda tentang sesuatu yang, jika Anda melakukannya, itu akan mengambilnya dari Anda, baik bentuk kecil maupun besar darinya. Mengatakan:
"اللَّهُمَّإِنِّيأَعُوذُبِكَأَنْأُشْرِكَبِكَوَأَنَاأَعْلَمُ ، وَأَسْتِفِرُكَلِمَالاأَعْلَمُ
“Allaahummainnia’oodhubika an ushrikabikawaanaa'lamwastaghfiruka lima laaa'lam”
Wahai Allaah, aku mencari perlindungan dengan Engkau dari menyekutukan apa pun dengan Engkau dengan sadar, dan aku mencari pengampunanMu untuk hal-hal yang tidak aku ketahui.
Shahih al-Jaami ’, 2876.
Kenyataan yang menyedihkan saat ini adalah tidak satu pun dari para pemimpin dunia Muslim mencoba untuk menghindari syirik dan tidak ada kesadaran yang diberikan tentang hal ini. Tetapi jika Umat Muslim ingin keluar dari kegelapan dan mendapatkan kembali statusnya yang hilang maka satu-satunya cara yang mungkin untuk mencapai hal ini adalah menghapuskan syirik dan bentuknya di semua tingkatan. Insya Allah
Semoga Allah membimbing kita dan memberi kita kekuatan untuk melindungi diri kita dari segala bentuk syirik. Aamiin
Langganan:
Postingan (Atom)


