Minggu, 29 Juli 2018

Asasinasi / Pembunuhan Nawaz Sharif Mantan Perdana Menteri Pakistan Kelak menjadi Bukti Kebenaran Mimpi Muhammad Qasim


nawaz-maryam-2

Ingatkah saudara/i kepada Mimpi Muhammad Qasim yg menyatakan bahwa: “Tanda Pertama Mimpi Qasim Adalah: Musuh Akan Menjadikan Pakistan Layaknya Tora Bora”? Mimpi itu berarti bahwa ketika situasi Pakistan nanti menjadi kacau-balau akibat serangan dari luar, layaknya pegunungan Tora Bora di Afghanistan yang telah dihancurkan oleh pasukan asing, maka di saat itulah perkara-perkara besar di akhir zaman akan bisa mulai kita saksikan secara nyata satu per satu. Dan ini tidak lain hanyalah peringatan dari Allah SWT untuk kita semua.

Mimpi Muhammad Qasim, 05-04-2018. “Pelengseran dan Pembunuhan Nawaz Sharif, Mantan PM Pakistan”

Dalam mimpi ini, aku (Qasim) melihat Nawaz Sharif, PM Pakistan, telah dilengserkan lalu Nawaz mengadakan pertemuan besar-besaran di seluruh tempat di Pakistan dan berdemo dengan slogan terkenalnya: “Mujhekiyu Nikala” yg berarti: “Kenapa kalian melengserkan saya?” “Ini adalah ketidakadilan dan ini bukanlah cara kalian menjalankan sebuah negara! Saya diserang melalui makar / perancangan yg matang namun saya tidak akan menyerah!”

Putrinya yang bernama Maryam Nawaz juga ada bersamanya dan dia berdemo dengan cara yang serupa. Banyak rakyat yang mengejek pidato Nawaz Sharif dan menertawainya. Mereka juga menolak keras keteguhannya dan memberikan debat bantahan namun Nawaz Sharif tak juga menyerah.

Kemudian, aktifitas politik Nawaz Sharif mulai dibatasi dan pidato-pidatonya juga tidak disiarkan lagi. Banyak orang meninggalkan partainya dan hal ini menyebabkan lebih banyak masalah baginya (admin: hingga bagian ini, kesemua mimpi ini telah menjadi kenyataan. Sumber asli mengupload mimpi ini di bulan April/Mei 2018 dan tersiar kabar serupa di bulan Juli 2018 di siaran nasional Pakistan).

Sebab itu, Nawaz mendapat banyak tekanan mental dan tak dapat menemukan jalan keluar dari situasi sulit tersebut. Nawaz Sharif terus-menerus kehilangan kekuatan politik namun dia tetap berdemo lebih keras dari sebelumnya. Kemudian dia membatasi geraknya hanya di sekitar rumahnya dan mulai merekam kegiatan protesnya dari rumah, yaitu bahwa: “Ketidakadilan telah menimpa saya!”

Dia berkata: “Tak seorangpun dapat menghentikan saya, dan lihatlah, walaupun hanya duduk di rumah, saya masih terus mengirimkan pesan-pesan saya ke seluruh dunia!”

Dia berkata: “Mereka tidak melakukan hal yang benar dengan membatasi aktifitas saya.” Dan putrinya terus menemaninya sepanjang proses dan sepenuhnya mendukung Nawaz.

Banyak orang menyuarakan penolakan mereka terhadap Nawaz Sharif, dan karena tekanan psikis, kesehatannya juga ikut menurun. Aku terus memantau situasi itu lalu aku lihat Nawaz Sharif berjalan menuju kamarnya. Putrinya, Maryam Nawaz, tengah sibuk mengirimkan pesan-pesan melalui internet.

Rupanya, sejumlah kuasa jahat mengambil kesempatan dari situasi itu. Lalu aku melihat sejumlah penjahat bergerak menuju rumah Nawaz Sharif. Aku berkata kepada diriku sendiri bahwa pasti ada sesuatu yang tidak beres disini lalu aku mulai berlari menuju rumah Nawaz Sharif.

Ada sebuah aula besar disana yang memiliki jalan-jalan masuk ke ruangan yang berbeda-beda. Aku mencari jalan yang akan membawaku ke kamarnya Nawaz Sharif. Lalu aku lihat beberapa tentara prajurit datang dari satu sisi dan aku merasa bahwa Tentara Pakistan juga sedang mencoba untuk menolong dan melindungi Nawaz Sharif.

Saat aku melihat hal itu, aku berkata pada diriku sendiri bahwa, apabila sesuatu terjadi kepada Nawaz Sharif, maka situasi negara akan berubah di luar kendali. Karena itulah, Tentara Pakistan datang untuk melindunginya. Para prajurit juga tengah menuju ke kamar Nawaz Sharif.

Kemudian, tiba-tiba terdengar berita bahwa Nawaz Sharif sudah mati dan saat mendengar ini aku berkata kepada diriku sendiri bahwa mungkin saja pihak tentara terlambat tiba di lokasi.

Setelah berjalan berkeliling, aku tiba di sebuah ruangan luas dimana Maryam Nawaz berada, dia tengah menangis dan berkata: “Seseorang telah membunuh ayahku!”

Ketika melihat ini, aku mengekspresikan dukaku atas situasi yang sangat buruk yang telah terjadi itu. Maka aku pergi dari sana dan aku melihat sejumlah penjahat namun aku masih sempat meloloskan diri. Dan pada saat itu juga, berita tentang kematian Nawaz Sharif tersebar ke seluruh penjuru Pakistan dan timbul kekacauan dimana-mana.

Para musuh Pakistan lalu mencoba mengambil kesempatan dalam situasi tersebut dan menebarkan lebih banyak kerusuhan dan anarkisme di semua tempat di Pakistan. Sedemikian rupa sehingga, situasi berada di luar kendali bahkan Tentara Pakistan tak mampu mengatasinya.

Adegan-adegan di dalam mimpi ini sangat mengerikan dan menggelisahkan. Ketika huru-hara menimpa Pakistan dan situasi terus memburuk, maka perkara-perkara (akhir zaman) yang telah diperlihatkan oleh Allah SWT di dalam mimpi-mimpiku akan mulai menjadi nyata satu per satu.

Ketika masyarakat dunia mulai menyaksikan sendiri bahwa situasi global berubah sesuai dengan apa yang telah diceritakan di dalam mimpi-mimpiku, maka mereka akan mulai ikut menyebarkan mimpi-mimpiku dan mereka mulai mengikuti perkembangan mimpi-mimpi ini dan bahkan mereka juga akan mulai mempercayai mimpi-mimpiku tersebut. [AKHIR]

Marilah kita tingkatkan persiapan kita! Semakin hari, masa itu semakin dekat. Semoga Allah SWT mempersatukan kita, apapun suku, bangsa dan bahasanya dan menjayakan kita kembali sebagaimana kita dulu 1400 tahun yang lalu! Amin ya Rabbal ‘alamin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar